Bahaya-Obat-Penurun-berat-badanBahaya Mengkonsumsi Obat Penurun Berat Badan

Tidak ada yang memungkiri jika minum obat pelangsing telah menjadi sajian khusus untuk mewujudkan harapan langsing secara instan. Namun pernahkah Anda memikirkan tentang bahaya obat penurun berat badan untuk kesehatan Anda?

Selama ini, cara instan dipilih karena terlalu putus asa dengan bentuk tubuh yang tidak kian menyusut. Malahan ada saja yang mencari jalan pendek untuk memperolehnya seperti sedot lemak dan lain sebagainya.

Cara demikian memang telah banyak dilakukan, bahkan sudah menjadi trend untuk memperoleh hasil lebih cepat. Padahal cara demikian tidak ubahnya meminum pil pelangsing yang akibatnya buruk bagi kesehatan.

Nah, di sini Anda diajak untuk memahami mengenai dampak negatif penggunaan obat pelangsing bagi tubuh supaya Anda tidak terjebak dan menyesali tindakan yang Anda pilih. Mari tengok langsung bahaya obat penurun berat badan di bawah ini!

Memicu Penekanan Nafsu Makan Yang Terlalu Berlebihan

Sekilas memang cara termudah adalah menekan nafsu makan. Karena asumsi dari lemak dalam tubuh adalah dari asupan makanan di tiap harinya.

Dan memang benar pernyataan tersebut. Namun patut disayangkan, karena tubuh tidak perlu menderita akibat penekanan nafsu makan.

Dikatakan menderita karena tubuh tidak menerima nutrisi selayaknya. Bahkan bisa dikatakan kurang sehingga muncul persoalan baru pada kesehatan Anda.

Bayangkan saja, jika Anda tidak makan, tentu saja nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tidak akan terpenuhi. Misalkan lemak. Lemak sendiri difungsikan sebagai penyeimbang dalam tubuh, hanya saja perlu dikonsumsi secukupnya.

Salah satu contoh manfaat dari lemak itu sendiri adalah melindungi tubuh dari perubahan suhu sekitar. Ini berarti jika tubuh juga memerlukannya sebagai upaya untuk melindungi diri.

Nah, kembali pada obat penekan nafsu makan. Kondisi ini jelas tidak baik bagi kesehatan karena berbagai permasalahan yang diakibatkan oleh membatasi nutrisi ke dalam tubuh sangat besar.

Yang lebih parah, ketika dosisnya berlebihan malah akan memicu naiknya tensi darah. Selain itu, menyebabkan jantung berdebar, dan sulit untuk tidur. Ini jelas masalah yang tidak sepele.

Memicu Pencegahan Pada Penyerapan Lemak Dan Karbohidrat

Bahaya obat penurun berat badan yang selanjutnya adalah mencegah penyerapan lemak. Nah, bukankah itu malah lebih baik untuk mewujudkan penurunan berat badan?

Memang benar, namun perlu Anda sadari jika penyerapan lemak dan karbohidrat juga penting. Karena kedua nutrisi ini diperlukan untuk memberikan cadangan energi bagi tubuh.

Ketika Anda mengkonsumsi obat pelangsing yang notabenenya berguna untuk pencegahan penyerapan lemak dan karbohidrat, maka kedua zat penting tersebut terbuang percuma di dalam tubuh melalui proses buang air besar.

Ingat, yang diperlukan dalam menurunkan berat badan adalah pembuangan atau pengikisan cadangan lemak yang sudah lebih dulu ada di dalam tubuh. Bukan lemak yang baru masuk melalui makanan.

Ketika lemak yang baru masuk dalam makanan ini dibuang, cadangan lemak tetap saja ada. Akibatnya, tidak ada efek baik di dalam tubuh selama mengkonsumsi obat penurun berat badan tersebut.

Memicu Bunuh Diri

Bahaya obat penurun berat badan ini juga terbilang sangat ekstrim, dikaitkan dengan hasrat ingin menghilangkan nyawa sendiri.

Hasrat salah ini disebabkan oleh kandungan obat penurun berat badan yakni Rimonabant. Kandungan ini berkaitan langsung pada peningkatan rasa depresi, akhirnya mendorong peminumnya untuk melakukan hal yang tidak diinginkan tersebut.

Jika anda menemukan obat pelangsing yang mengandung senyawa tersebut, segera hentikan saja. Gantilah dengan cara alami yang sudah banyak terbukti untuk membuat penampilan Anda menarik.

Memicu Penyakit-Penyakit Kronis

Beberapa dekade sebelumnya, pemanfaatan obat seringkali dilakukan. Dan hasilnya memang cukup ampuh. Tapi setelah itu, muncul masalah baru yang membuat peminumnya menyesalinya.

Hal itu disebabkan oleh bahan-bahan yang digunakan untuk membuat obat tersebut. Oleh karenanya, Anda seharusnya menjauhi bahaya obat penurun berat badan tersebut.

Nah, bahan-bahan yang berbahaya tersebut nantinya akan memicu penyakit kronis. Contohnya adalah obat berbahan sibutramin.

Bahan ini berbahaya bagi kesehatan karena menyebabkan masalah seperti detak jantung tidak normal, penyakit jantung, kejang, stroke dan tekanan darah tinggi.

Selain itu, bahaya obat penurun berat badan yang selanjutnya datang dari obat yang berbahan Ephedra. Bahan ini juga sangat berbahaya karena bisa menimbulkan masalah seperti hipertensi, keracunan, bahkan kematian.

Jika dilihat dari resiko yang ditimbulkan, sebenarnya Anda memahami benar apa yang bakal Anda hadapi. Untuk itu, cara terbaik adalah memilih alternatif penurunan berat badan yang lebih baik seperti mengatur pola makan dan mulai menerapkan gaya hidup yang lebih sehat.

Anda bisa memulainya dengan mempersiapkan konsumsian terbaik seperti sayuran dan buah-buahan. Kemudian imbangi dengan rajin untuk berolahraga supaya pembakaran cadangan lemak terjadi.

Ketika hal ini dilakukan, hasilnya juga akan terlihat. Malahan akan jauh lebih baik yakni berat badan turun tanpa meninggalkan efek samping lainnya. Hanya saja, Anda perlu melatih kesabaran dan ketekunan supaya mencapai hasil yang diinginkan. Selain itu, Anda juga perlu menerapkan hal tersebut seterusnya.

Demikianlah ulasan mengenai bahaya obat penurun berat badan yang akan dihadapi oleh peminumnya di masa mendatang. Jika Anda tidak mau mengalami masalah kesehatan, hindari pemanfaatan obat-obatan kimia mulai saat ini.