Kenapa Anda perlu hati-hati efek samping obat-obatan penurun berat badan? Karena bukannya berat badan yang akan turun setelah Anda mengkonsumsi obat penurun berat badan tapi justru muncul masalah kesehatan baru yang jauh lebih berbahaya.

Hati-Hati Efek Samping Obat-Obatan Penurun Berat Badan

Ini merupakan peringatan bagi Anda yang hendak mengkonsumsi obat penurun berat badan. Memang tujuannya sangat baik. Dengan menurunkan berat badan, maka Anda akan mendapatkan tubuh yang proporsional. Selain itu, dengan memiliki berat badan ideal, itu artinya Anda tidak memiliki resiko terkena penyakit seperti diabetes dan jantung. Jadi, program penurunan berat badan berimbas pada kesehatan Anda secara keseluruhan.

Akan tetapi, jika Anda menginginkan shortcut dengan cara mengkonsumsi obat-obatan penurun berat badan, bersiap-siaplah dengan efek samping yang bsia Anda alami. Berikut beberapa efek samping yang sering dialami oleh orang yang mengkonsumsi obat-obatan penurun berat badan.

Efek Samping yang Sering Dialami

Rasa Perih yang Tak Tertahankan

Kebanyakan obat penurun berat badan membuat Anda lebih sering ke belakang untuk BAB atau buang air besar. Karena dengan demikianlah makanan yang Anda konsumsi tidak berubah menjadi lemak sehingga membuat Anda mendapatkan masalah dengan berat badan. Dengan cara membuangnya melalui BAB, maka obat tersebut akan membuat berat badan Anda turun.

Sayangnya, bukan itu saja yang Anda alami. Dengan seringnya Anda buang air besar, maka perut Anda akan terasa perih. Hal ini disebabkan tidak hanya lemak yang menjadi penyebab naiknya berat badan yang akan dibuang melalui BAB, tapi juga kandungan yang lain sehingga perut akan kosong. Saat itulah jika lambung mengalami kontraksi, timbul gesekan sehingga Anda merasa perih.

Apakah Anda tetap mau menggunakan obat-obatan penurun berat badan setelah tahu efek sampingnya seperti ini?

Sulit Bernafas

Jika Anda mencermati beberapa obat penurun berat badan, Anda pasti tahu ada beberapa bahan yang sering digunakan. Salah satunya bernama phentermine. Ini merupakan bahan yang membuat berat badan Anda turun sangat signifikan karena efeknya membuat Anda kehilangan nafsu makan. Jelaslah mengapa bahan ini sering digunakan sebagai salah satu bahan pembuat obat penurun berat badan.

Namun, tahukah Anda bahwa bahan ini juga bisa membuat Anda sulit bernafas? Efek samping ini sudah sering dialami oleh para pengguna obat penurun berat badan di mana salah satu bahannya berupa phentermine. Bagi mereka yang baru beberapa kali menggunakan obat yang mengandung bahan ini, mungkin mereka belum merasakan efek samping berupa susah bernafas. Akan tetapi, lama kelamaan, efek samping tersebut akan mereka rasakan.

Jadi, hati-hati efek samping obat-obatan penurun berat badan karena bisa membuat Anda sulit bernafas.

Jantung Berdebar

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, phentermine merupakan zat yang sering digunakan sebagai salah satu komposisi obat penurun berat badan. Ternyata, selain mengakibatkan efek samping berupa sulit bernafas, phentermine juga bisa membuat jantung pengguna obat tersebut berdebar lebih kencang.

Bukan itu yang menjadi permasalahan besarnya tetapi efek lain lagi saat jantung berdebar lebih kencang. Kondisi seperti ini akan memicu tekanan darah tinggi sehingga masalah kesehatan yang lebih parah lagi bisa juga terjadi. Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit jantung, tentu saja Anda tidak boleh asal-asalan mengkonsumsi obat penurun berat badan.

Pusing

Efek samping obat-obatan penurun berat badan yang paling sering dirasakan adalah pusing. Untuk yang satu ini, Anda mungkin tidak perlu menunggu sampai beberapa kali penggunaan obat. Biasanya, saat obat bereaksi, secara otomatis Anda akan merasa pusing.

Penglihatan Memburuk

Efek samping dari obat-obatan penurun berat badan yang sangat perlu untuk diketahui adalah memburuknya penglihatan Anda. Kenapa demikian? Ternyata ada zat tertentu di dalam obat penurun berat badan di mana zat tersebut selain mengurangi kadar lemak dalam tubuh, tapi juga membuat tubuh Anda sulit menyerap vitamin A. Akibatnya, kemungkinan besar penghihatan Anda memburuk.

Memang tidak ada bukti khusus di mana pengguna obat penurun badan bisa mengalami penglihatan yang memburuk. Namun, jika dilihat dari efek yang ditimbulkan, yaitu membuat tubuh sulit menyerap vitamin A, bukan tidak mungkin hal tersebut terjadi, bukan?

Dari beberapa efek samping tersebut di atas, apakah Anda masih berniat untuk menggunakan obat penurun berat badan? Sebenarnya jika Anda ingin mendapatkan berat badan yang ideal, ada cara lain yang jauh lebih aman.

Program Penurunan Berat Badan Selain Obat

Sebenarnya tidak sulit jika Anda ingin menurunkan berat badan. Yang diperlukan hanyalah kemauan yang keras. Dengan adanya kemamuan tersebut, Anda akan mendapatkan hasilnya, yaitu berat badan turun tanpa harus mengkonsumsi obat penurun berat badan.

Ada tiga hal yang perlu Anda lakukan untuk menurunkan berat badan. Yang pertama adalah mengkonsumsi makanan yang sehat. Sebenarnya, dari berbagai kasus di mana seseorang memiliki kelebihan berat badan itu dikarenakan pola makannya yang kurang sehat. Sering mengkonsumsi junk food, kebiasaan nongkrong hingga larut malam sambil ngemil, dan kebiasaan buruk lainnya merupakan penyebab naiknya berat badan.

Oleh sebab itu, cara untuk mengatasinya tentu meninggalkan pola makan yang buruk tersebut. Mulailah mengkonsumsi makanan yang sehat seperti sayuran hijau dan buah-buahan. Kurangi ngemil sedikit demi sedikit, apalagi ngemil yang kurang sehat.

Yang kedua, Anda perlu melakukan olahraga. Lakukan olahraga apapun yang kamu suka. Anda tidak perlu ke gym jika tidak suka. Kalaupun yang mungkin bisa Anda lakukan hanyalah berjalan kaki, maka lakukanlah olahraga jalan kaki tersebut. Yang pasti, olahraga tersebut melibatkan gerakan fisik. Bukan jenis olahraganya pula yang menentukan apakah Anda berhasil menurunkan berat badan atau tidak, tapi seberapa konsisten Anda melakukan olahraga tersebut.

Dan yang terakhir adalah mengikuti program diet. Banyak sekali program diet yang bisa Anda ikuti di mana program tersebut tidak menutut Anda untuk mengkonsumsi obat-obatan. Setelah Anda tahu resiko buruk yang mungkin terjadi jika Anda mengkonsumsi obat penurun berat badan, tentu Anda akan berpikir dua atau tiga kali sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi obat tersebut. Alangkah lebih aman jika Anda mengikuti program diet tanpa obat.

Bolehkah Menggunakan Obat Penurun Berat Badan?

Setelah Anda mengetahui penjelasan panjang lebar seputar efek samping obat-obatan penurun berat badan dan program diet apa sebagai alternatif obat, Anda mungkin masih bertanya-tanya sebenarnya menggunakan obat penurun berat badan itu diperbolehkan atau tidak.

Sebenarnya, obat ini memang ada dan khasiatnya bisa dibuktikan. Hanya saja Anda perlu didampingi oleh dokter ketika mengkonsumsi obat tersebut. Dokter akan melakukan analisa kesehatan serta kondisi tubuh Anda untuk memastikan obat dengan bahan apa yang cocok sebagai obat penurun berat badan Anda. Dosisnya pun disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda.

Jadi, tidak masalah jika Anda mengkonsumsi obat penurun berat badan asalkan ada dokter ahli di belakang Anda.